
INAERO bersama PT Rekayasa Atmosphere Indonesia (RAI) mengembangkan Ground-Based Generator (GBG) untuk penyemaian awan menggunakan DUMAKRON. Kegiatan pengembangan ini berlangsung pada 17 Oktober 2026, berdasarkan keterangan perusahaan.
Penyemaian awan dari darat
Sistem ini direncanakan untuk digunakan di berbagai wilayah Indonesia guna mendukung ketersediaan air waduk bagi pembangkit listrik tenaga air. Pengembangan GBG melengkapi dukungan INAERO pada kegiatan modifikasi cuaca berbasis drone.
Bubuk higroskopis tanpa pembakaran flare
Menurut deskripsi desain dari INAERO, GBG menyebarkan DUMAKRON dalam bentuk bubuk tanpa pembakaran flare. Dengan menghilangkan pembakaran flare, desain ini menghindari sumber panas dan risiko jatuhnya material flare yang masih menyala dari sistem tersebut.
PT RAI menjelaskan DUMAKRON sebagai garam higroskopis berukuran 2–5 mikron. Riset Rosenfeld dan rekan-rekan mendukung potensi garam halus untuk memengaruhi pembentukan hujan; penelitian tersebut bukan pengujian khusus produk GBG ini. Kinerja di lapangan tetap perlu dievaluasi sesuai kondisi awan dan atmosfer.
Ceritakan proyek Anda